Skip to Content

Saturday, September 21st, 2019

Kevin/Marcus Akui Kelelahan

Closed
by April 15, 2017 General

SINGAPURA, Kompas.com – Kevin Sanjaya Sukamuljo/ Marcus Fernaldi Gideon mengaku stamina mereka menurun saat kalah di tangan ganda Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen dan gagal lolos ke final Singapore Open Super Series, Sabtu (15/04/2017).

Kavin/Marcus  finis dengan hasil terbaik sebagai semifinalis Singapore Open Super Series 2017. Mereka tak berhasil mencapai partai puncak setelah kalah dari Mathias Boe/Carsten Mogensen, Denmark, 21-11, 11-21 dan 14-21.

Kekalahan ini sekaligus menjadi yang pertama buat Kevin/Marcus sepanjang tahun 2017. Sebelumnya mereka selalu menang, bahkan mendapat hattrick atas tiga gelar berurut pada All England Open, India Open dan Malaysia Open 2017.

Meski kalah, Kevin/Marcus mengaku cukup puas dengan pencapaiannya kali ini. “Namanya permainan, kadang menang, kadang kalah. Tapi kami puas aja dengan penampilan kami selama tahun ini,” kata Kevin.

“Ini sudah pertandingan keberapa, tenaga kami juga sudah agak habis. Tadi juga berasa capek pas  gim kedua diangkatin gitu, terasa kurang powernya,” ungkap Marcus menambahkan.

Kevin/Marcus membuka pertandingan semifinal ini dengan kemenangan. Penerapan bola-bola pendek dikatakan keduanya, menjadi strategi mereka untuk memperoleh poin. Namun memasuki game kedua dan ketiga, Kevin/Marcus mulai dibuat kesulitan dengan rapatnya pertahanan lawan. Ditambah lagi tenaga Kevin/Marcus sudah mulai menurun. Ganda nomor satu dunia ini pun harus mengakui keunggulan Boe/Mogensen.

“Lawan hari ini mainnya rapat, tidak gampang mati. Tenaga kami sudah jauh lebih menurun dari sebelum-sebelumnya. Tiap hari kerjaannya cuma main terus, nggak pernah latihan yang lain. Jadi menurun banget tenaganya,” jelas Kevin.

“Tenaganya memang sudah menurun. Awal-awal kami main pendek-pendek, no lob, lebih enak di kami. Pas diangkatin, dengan bola yang agak berat gini, jadi susah di kami. Butuh tenaga yang besar,” ujar Marcus.

Previous
Next