Skip to Content

Thursday, November 21st, 2019

Kevin/Markus Butuh Insting Pembunuh

Closed
by April 16, 2016 General

SINGAPURA, Kompas.com — Pelatih ganda putra, Herry IP mengatakan, pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Gideon Markus Fernaldi mencatat banyak kemajuan, tetapi masih kurang insting pembunuh.

Ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Markus Fernaldi Gideon harus mengakui keunggulan lawan mereka di babak perempat final Singapura Terbuka Super Series 2016, Fu Haifeng/Zhang Nan. Wakil Tiongkok ini mengalahkan Kevin/Marcus dalam dua gim langsung dengan skor 15-21, 19-21.

Kevin/Marcus sempat balik menguasai permainan pada gim kedua dan membuat Fu/Zhang berada di bawah tekanan. Pasangan Indonesia yang merupakan juara India Terbuka Super Series 2016 ini bahkan memimpin jauh 12-6. Namun, kesalahan demi kesalahan dibuat Kevin/Markus sehingga Fu/Zhang mengambil alih permainan.

“Kevin/Markus banyak error sendiri, terutama di depan net. Mereka kalah safe dari Fu/Zhang. Level Fu/Zhang itu kalau mau mati ya harus dibunuh, tidak bisa dapat angka gratisan dari kesalahan mereka,” kata Herry Iman Pierngadi, Kepala Pelatih Ganda Putra PBSI.

“Saya melihat Kevin/Markus banyak sekali kemajuan, terutama setelah memenangkan gelar superseries di India. Kelihatan dari cara mainnya, sekarang lebih safe, namun memang masih butuh beberapa perbaikan,” ujar Herry ketika ditemui di Singapore Indoor Stadium.

Indonesia mengirim tiga wakil ke babak semifinal turnamen Singapore Terbuka Super Series 2016. Mereka adalah pasangan ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari, pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, serta Sony Dwi Kuncoro.

Previous
Next