Skip to Content

Sunday, August 18th, 2019

Menonton Teater Kelas Dunia di Esplanade, Singapura

Closed
by June 22, 2016 General

Singapura – Bagi traveler yang menyukai pertunjukan teater sekelas Broadway, bisa singgah ke Esplanade di Singapura. Bersiaplah untuk dibuat kagum!

Minimnya teater dengan standar internasional di Indonesia seringkali jadi masalah untuk melihat pertunjukan seni yang bergengsi dan menarik. Tapi tidak perlu jauh-jauh ke New York di AS atau Australia, traveler bisa datang ke Singapura.

Sebagai negara tetangga yang dekat dengan Indonesia, Singapura memang menawarkan banyak hal menarik untuk dilihat. Mulai dari wahana rekreasi hingga gedung pertunjukan teater berstandar internasional, semua ada di Singapura.

Atas undangan dari Singapore Tourism Board, detikTravel pun diajak untuk melihat pertunjukan teater musikal Les Miserables di Esplanade beberapa waktu lalu. Pertunjukannya pun disutradarai langsung oleh Sir Cameron MacIntosh yang berasal dari Inggris.

Seperti yang diketahui, kisah Les Miserables karya Victor Hugo yang pernah naik di layar kaca menceritakan tentang seorang mantan pencuri yang berjuang di tengah Revolusi Prancis.


Momen sebelum pertunjukan mulai (Randy/detikTravel)

Selain menarik untuk dilihat, gedung Esplanade yang terletak di kawasan Marina Bay juga sangat prestisius dan memiliki desain yang menarik. Dengan bentuk seperti kulit durian, Esplanade dapat menampung hingga 2.000 penonton dan penampil.

Namun selain punya desain dan fungsi yang menarik, Concert Hall Esplanade juga dapat mengakomodir pertunjukan teater kelas dunia ala Broadway bagi penampil hingga pengunjung. Contohnya seperti dalam pertunjukan teater Les Miserables yang digelas dari 31 Mei 2016 lalu.

Di awal pertunjukan, lighting teater menyorot layar dan menampilkan efek bendera Prancis serta tulisan besar Les Miserables. Dilanjutkan oleh setting panggung yang berubah menjadi kapal dan diikuti oleh penampilan dari tokoh Jean Valjean (Simon Gleeson) dan Javert (Earl Carpenter).

Walau saya menonton pertunjukan dari seat paling atas, nyatanya suara sang penampil dapat terdengar dengan jelas dan nyaring. Begitu pun dengan alunan musik dari orkestra yang berlokasi tepat di depan panggung utama.


Para penampil di akhir pertunjukan (Randy/detikTravel)

Tapi tidak hanya kualitas teater, dekor, penampil dan orkestra saja yang memukau, latar panggung yang disorot proyektor bahkan bisa menampikan suasana yang tampak nyata hingga adegan terjun dari atas jembatan. Jujur, saya dibuat terkagum-kagum.

Dengan durasi pertunjukan sekitar tiga jam dari pukul 20.00-23.00 waktu setempat serta break selama setengah jam, pertunjukan Les Miserables tersebut berhasil memukau penonton. Buktinya adalah ramai tepuk tangan yang diberikan penonton di hampir setiap adegan.


Suvenir dan display pertunjukan (Randy/detikTravel)

Sedangkan di bagian luar teater, traveler juga dapat menjumpai sebuah venue indoor yang menampilkan aneka pertunjukan menarik. Siapa pun yang masuk ke Esplanade dapat melihatnya secara gratis.

Bagi Anda yang lapar atau haus, di sekitar pintu masuk Esplanade juga dapat ditemui aneka kafe hingga minimarket yang menjual makanan dan minuman. Lengkap!


Esplanade dari luar gedung (Randy/detikTravel)

(rdy/fay)

Previous
Next