Skip to Content

Sunday, August 18th, 2019

Telkom Kembali Resmikan Sistem Komunikasi Kabel Laut Global DALAM rangka menjadikan Indonesia sebagai hub telekomunikasi dunia, Telkom Group meresmikan pengoperasian megaproyek Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Southeast Asia Middle East West Europe… 29 December 2016, 18:59 WIB

Closed
by December 29, 2016 General

DALAM rangka menjadikan Indonesia sebagai hub telekomunikasi dunia, Telkom Group meresmikan pengoperasian megaproyek Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Southeast Asia Middle East West Europe 5 (SEA-ME-WE 5) di Telkom Landing Station (TLS) Pantai Puak, Dumai, Rabu (28/12).

“Peresmian proyek kabel laut ini semakin mengukuhkan Indonesia sebagai hub telekomunikasi dunia,” ujar Direktur Wholesale & Internasional Service Telkom Honesti Basyir pada acara peresmian.

“SEA-ME-WE 5 menambah kepemilikan SKKL global yang telah dimiliki Telkom sebelumnya, seperti Dumai Malacca Cable System (DMCS), Batam Singapore Cable System (BSCS), Asia America Gateway (AAG), dan Singapore Japan Cable System (SJC). Seluruh sistem kabel itu dibangun untuk mewujudkan visi Telin selaku pengelola bisnis internasional Telkom Group untuk menjadi The World’s Hub for TIMES,” ungkapnya.

Menurutnya, pemilihan Dumai sebagai landing station, sangat tepat. Dumai sebagai kota yang dilewati oleh sistem komunikasi kabel laut SEA-ME-WE 5 memiliki sumber daya alam dan potensi masyarakatnya yang luar biasa. Hal ini merupakan modal untuk menjadikan Indonesia sebagai hub bagi telekomunikasi dunia.

“Pembangunan SEA-ME-WE 5 dimulai sejak 29 Agustus 2014 dan telah siap beroperasi 13 Desember 2016,” jelas Direktur Network, Information Technology & Solution Telkom Abdus Somad Arif yang turut hadir dalam acara peresmian tersebut.

“Sistem komunikasi kabel laut tersebut melengkapi kabel laut yang telah dimiliki oleh Telkom Group. Ke depan bahkan seluruh rangkaian sistem kabel laut milik Telkom Group akan semakin lengkap konfigurasinya dengan hadirnya Southeast Asia United States (SEA-US) serta Indonesia Global Gateway (IGG)”, jelasnya.

Telkom Group melalui Telin berkolaborasi dengan 18 perusahaan telekomunikasi global membentuk konsorsium untuk membangun kabel laut dengan panjang 20 ribu km yang menghubungkan Indonesia dengan 15 negara dari Asia Tenggara, Timur Tengah sampai Eropa. Dumai menjadi titik awal landing station SEA-ME-WE 5 dan berakhir di Toulon, Prancis.

“SEA-ME-WE-5 memiliki kapasitas sebesar 24 terabit perdetik menggunakan teknologi 100G, sehingga mampu memenuhi kebutuhan bandwidth yang terus meningkat antara Asia dan Eropa dengan latensi yang rendah. Dengan demikian, Telkom Group dapat memberikan layanan yang lebih andal dan berkualitas,” ujar Abdus Somad.

TelkomGroup saat ini juga sedang dalam proses pembangunan SKKL South East Asia-United States (SEA-US) yang menghubungkan langsung Manado ke Los Angeles dan Indonesia Global Gateway (IGG) yang menghubungkan Manado ke Dumai, melengkapi pencapaian tujuan menjadikan Indonesia sebagai Global Digital TIMES Hub.

Seluruh inisiatif pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh TelkomGroup ini dilakukan untuk mewujudkan visi Telkom menjadi The King of Digital in the Region. Pada akhirnya, semua infrastruktur tersebut, dipersembahkan untuk mendorong terwujudnya masyarakat digital Indonesia demi kemajuan bangsa dan negara. (Adv)

Previous
Next