Skip to Content

Tim Renang Indonesia Juara Umum ASEAN School Games 2017

Closed
by July 19, 2017 General

Singapura – Tim renang Indonesia berjaya di ASEAN School Games 2017. Mereka menjadi juara umum dengan mengoleksi 20 medali emas.

Multievent pelajar se-Asia Tenggara berlangsung di Singapore Sport School, Singapura, 16-19 Juli 2017. Di hari terakhir, tim renang Indonesia sukses menambah empat medali emas setelah sebelumnya mengantongi 16 medali emas.

Kepastian empat medali emas itu diperoleh dari nomor 50 meter gaya punggung putri atas nama Sofie Kemala dengan catatan waktu 30,59 detik. Disusul Adinda Larasati yang turun di nomor 200 meter gaya kupu-kupu putri dengan catatan waktu 2 menit 19,02 detik.

Kemudian di nomor estafet 4×100 meter gaya ganti putri yang diperkuat Dewi Novita Lestari, Felicia Angelica, Adinda Larasati, dan Laila Siti Amina, usai membukukan waktu 4 menit 22,51 detik. Serta nomor 4×100 meter gaya ganti putra, yang membukukan waktu 3 menit 52,86 detik.

Atas hasil itu, Indonesia sukses menduduki posisi puncak, sementara Singapura yang berada di posisi dua merebut 7 emas, dan Filipina menduduki peringkat tiga dengan 7 emas, kemudian diikuti Vietnam 2 emas di posisi keempat, peringkat lima Malaysia dengan 2 emas, dan Thailand di juru kunci dengan 1 emas.

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI), Wisnu Wardhana, mengapresiasi prestasi perenang-perenang muda Indonesia. Wisnu berharap mereka bisa terus terbina sampai Olimpiade 2020.

“Ini adalah hasil pembinaan renang yang berjenjang. Kami memang memberikan kesempatan pada perenang yang masih dalam usia sekolah SMP dan SMA dan menjadi tolok ukur bahwa pembinaan untuk pelapisnya sudah berjalan. Tinggal bagaimana memberikan pembinaan yang tidak terputus antara perenang senior dengan lapis keduanya,” kata Wisnu saat dihubungi detikSport.

“Pelatih-pelatih kami juga mengalami banyak kemajuan-kemajuan yang didapat dari transfer pengetahuan. Nah, tinggal bibit-bibit ini yang perlu dijaga dan dikembangkan dan memperkuat tim renang untuk ke depannya,” lanjutnya.

Wisnu menyebut pelapis kedua ini ke depan akan dipersiapkan menuju SEA Games 2019 Filipina dan Olimpiade 2020 Tokyo.

“Perenang baru ini nantinya kami harapkan bisa pecahkan rekornas dan ke depan bisa masuk kualifikasi dan tembus limit Olimpiade 2020. Karena renang itu semakin banyak bibit yang dibina semakin bagus,” katanya.

“Beberapa juga perenang muda antara lain Azzahra Permatahani memang masuk tim SEA Games 2017. Tapi karena usia mereka masih muda jadi kami harapkan ke depan menjadi tim inti renang dan bersaing dengan perenang seniornya yang menghuni timnas,” harap dia.


(mcy/mfi)

Previous
Next