Skip to Content

Friday, November 22nd, 2019

Target Penjualan Kursi Chairity Capai Rp2 Miliar KEGIATAN penggalangan dana untuk membantu para pasien kanker lewat penjualan kursi bernilai seni tinggi tinggal sepekan lagi. 3 … 17 April 2016, 18:59 WIB

Closed
by April 17, 2016 General

KEGIATAN penggalangan dana untuk membantu para pasien kanker lewat penjualan kursi bernilai seni tinggi tinggal sepekan lagi. Hingga Minggu (17/4), sebanyak 28 kursi telah menarik minat pembeli dengan tawaran minimal Rp50 juta untuk setiap kursi.

Founder Chairity Indonesia 2016 Imis Iskandar mengatakan semua kursi yang telah dipilih calon pembeli nantinya bakal dilelang saat puncak acara di Jakarta, 27 April mendatang. Ditargetkan, total 53 kursi yang dilelang bisa terjual seluruhnya.

“Untuk chairity Indonesia kita targetnya sampai Rp2 miliar. Jumlah ini memang lebih tinggi dibandingkan acara serupa di Singapura dan Malaysia,” ujarnya.

Sejak diinisiasi 2012 silam, kegiatan chairity yang digelar pertama kali di Singapura berhasil mengantongi hasil penjualan 200 juta dolar Singapura atau setara Rp2 miliar untuk 100 kursi. Pun, pendapatan serupa juga didapatkan saat chairity di Malaysia 2014.

Imis yang juga Co-Founder Chairity Singapore itu optimistis target di Indonesia bisa tercapai. Apalagi, melihat animo pengunjung Plaza Indonesia yang ikut memberikan dukungan khususnya bagi para penderita kanker. “Berapapun nilainya, kami ingin membantu mereka yang kurang mampu. Menderita kanker bukan berarti tidak semangat untuk hidup,” ucapnya.

Lebih lanjut, tegas Imis, kursi diyakini mampu merepresentasikan penyakit kanker yang konon menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di Tanah Air. Kehadirannya seakan tak dipedulikan, namun memiliki dampak nyata.

Di sisi lain, Relawan Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI) M Arkam Danovan menuturkan bahwa saat ini tidak sedikit anak Indonesia penderita kanker yang memerlukan bantuan. Selain untuk biaya operasi, dukungan psikologis juga sangat dibutruhkan.

“Kita akan terus berupaya agar semakin banyak kursi yang ditawar. Butuh 12 sampai 15 kursi lagi setidaknya untuk bisa capai target Rp2 miliar,” cetusnya.

Ia menegaskan, sisa kursi yang belum sempat terjual tidak akan dilelang kurang dari tawaran minimal Rp50 juta. Hal itu guna menjaga nilai dari sentuhan seni yang telah diberikan oleh seniman pembuatnya. (OL-2)

Previous
Next